Sabtu, 15 Maret 2008

MAIRIZAL MEIRAD TEMU KANGEN DENGAN TOKOH DI JAMBI

Balon Bupati Kerinci pada Pilkada tahun 2008, salah satunya adalah Dpt Drs. H. Mairizal Meirad, MM sebagai salah satu balon yang diusung oleh Perahu masyarakat saat ini mengadakan safari temu kangen dengan tokoh-tokoh Kerinci di masing-masing Propinsi yang memiliki komunitas Kerinci/ Ikatan Keluarga Besar Pondok Tinggi.

Temu kangen dan silaturrahmi dengan tokoh komunitas Kerinci/ Ikatan Keluarga Besar Pondok Tinggi, dan simpatisan di Jambi dilaksanakan pada tanggal 29 Februari 2008, temu kangen dihadiri lebih kurang 20 orang tokoh senior dan yonior, baik tokoh politik maupun non politik.

Pada acara temu kangen dan silaturrahmi tersebut, dilakukan penyampaian refeleksi proses pencalonan beliau oleh masyarakat sebagai sebuah aspirasi yang sangat perlu disikapi, dan merupakan keinginan masyarakat untuk mencalonkan beliau sebagai Bupati Kerinci, keinginan masyarakat tersebut merupakan roh yang membuat beliau terpanggil dan ingin membaktikan pengelaman dan ilmu beliau untuk segumpal tanah surga yang terdampar ke dunia, agar tetap menjadi tanah surga, walaupun saat ini nilai tanah surga itu mulai sirna, baik bagi pengunjung sebagai wisatawan maupun bagi masyarakat Kerinci yang keluar masuk ke Kerinci.

Pada pertemuan tersebut, dijelaskan oleh beliau, bahwa keinginan dan aspirasi masyarakat yang mengehendaki beliau menderma baktikan pengalaman dan penbetahuan beliau untuk membangun Kerinci menjadi tanah surga yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kerinci dan masyarakat Internasional, sesuai dengan potensi dan nilai-nilai yang dimiliki oleh Kabupaten Kerinci, baik untuk kepentingan daerah, regional dan Internasional, karena beliau sangat menyadari bahwa Kerinci dengan potensinya memiliki kepentingan bagi pembangunan Kerinci maupun kepentingan Nasional dan Internasional.

Mengenai visi dan misi, di jelaskan oleh Dpt Drs. H. Mairizal Meirad, MM, bahwa telah menyusun dan saat ini, belum etis beliau menyampaikan Visi dan misi, namun yang jelas dengan melihat Kerinci masa lalu dan sekarang, dan pandangan masa depan, terfokus dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik dengan prinsip KISS (Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi dan Sinergi)) pemberdayaan sumber daya dari berbagai sektor.
Hal ini menurut beliau sejalan dengan PIMM (Pulang, Ibadah, Mengabdi dan Membangun) untuk mewujudkan pembangunan yang berfihak kepada masyarakat, karena seutuhnya pembangunan itu adalah bagaimana mensejahterakan rakyat banyak.

Sehingga pencalonan beliau terkesan bukan sebagai sebuah ambisius untuk membeli jabatan dan ambisius kekuasaan, melainkan merupakan sebuah pengabdian yang tulus untuk membangun Kerinci, sesuai dengan naluri enterperenuer yang dimiliki dan manajemen pertemanan untuk mengangkat harkat dan martabat Kerinci setara dengan Kabupaten lainnya, sebagai segumpal tanah surga yang memiliki keharuman baik ekonomi, wisata, pendidikan, lingkungan dan memberikan nilai peningkatan ekonomi masyarakat, karena pembangunan ekonomi berbasis masyarakat menjadi sebuah kata kunci, bukan pembangunan angka-angka yang lebih menonjolkan nalai statistik yang sangat sulit dibuktikan di akar rumput yang memiliki kesan, data diatas penderitaan rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, tokoh komunitas Kerinci/ Ikatan Keluarga Besar Pondok Tinggi antara lain Dr. Usman Karim, SKM dan Isteri, Abu Samah, Dr. Jamaluddin (Jujun) dan Isteri, Rustam, Spd, Mahyuddin Abas, Spd, Dpt Januar, Hamdani, Spd. Afrizal, Spd (DPRD Kota), Syamsul Bahri, SE (pengamat), Irfatman, Spd (beserta Ister) beseta simpatisan lainnya di Jambi menyatakan mendukung sepenuhnya putra terbaik Kerinci Dpt Drs. H. Mairizal Meirad, MM sebagai salah satu balon Bupati dan siap mensosialasikan kepada Keluarga di Kerinci baik yang berada di Wilayah Adat Depati Payung Pondok Tinggi dan seluruh masyarakat Kerinci.

Untuk proses pembelajaran politik bagi masyarakat, melalui pendekatan intelektual kepada tokoh-tokoh yang memiliki keinginan untuk membangun Kerinci sebagai mediator untuk menyampaikan kepada keluarga terdekat dan kolega merupakan proses pembelajaran politik, agar masyarakat Kerinci bisa memilih pemimpin yang memiliki keinginan untuk membangun, tidak pemimpin yang ambisius dan terkesan membeli jabatan untuk kekuasaan, proses pembelajaran politik melalui tokoh merupakan salah satu untuk mewjudkan pemimpin yang menjadi pilihan masyarakat.

Menurut beliau, temu kangen ini akan dilanjutkan ke beberapa Propinsi, terutama Sumatera Barat dan Jakarta.

1 komentar:

  1. yow baba........
    t gendong ke mana2
    enax tow.....
    mantep tow....

    BalasHapus