Sabtu, 15 Maret 2008

“MAIRIZAL MEIRAD“ LAYAK JADI PEMIMPIN KERINCI TAHUN 2009 -2014

Kerinci yang terdiri dari beberapa etnik, yaitu warga Minang Kerinci, warga jawa Kerinci , warga batak Kerinci, yang menjadi bagian yang terpisahkan dan terintegrasi dalam pembangunan Kerinci, dan merupakan warga yang memberikan kontribusi ekonomi bagi Kabupaten Kerinci, dan mereka menjadi Kerinci menjadi kampung dan tanah kelahiran mereka, dan kampung asal mereka menjadi kampung ke dua bagi mereka, bahkan ada yang mengatakan pulang kampung merasa menjadi perantau.

Untuk mengetahui arah politik pada PILKADA Kerinci 2008, secara umum mereka mengharapkan bahwa warga rantau di Kabupaten Kerinci tidak dijadikan warga Kelas II, karena mereka hidup, lahir dan berusaha serta membangun di Kabupaten Kerinci, dan mereka menjadi bagian terintegrasi dalam masyarakat Kerinci untuk membangun Kerinci masa depan yang madani, salah satu tokoh Minang Kerinci Jakarta yang berhasil di wawancarai adalah H. Anwardin, (Ketua Keluarga Besar Minang Kerinci Jakarta) yang lahir dan besar serta memiliki keluarga di Ranoh Kincai, pandangan beliau terhadap PILKADA Kerinci Tahun 2008 adalah Pemimpin yang akan datang sesuai dengan UU No. 32 tahun 2004 dan bisa mempersatukan semua unsur masyarakat yang ada di wilayah Kerinci, tidak mengotak-ngotak, mengintegrasi semua elemen masyarakat menjadi potensi Pembangunan, disamping itu pemimpin harus amanah, take & give, selalu berfikiran positif dan hindari sifat negatif atau dendam politik, marilah kita hilang perbedaan jadikan perbedaan menjadi nilai pembangunan, kita satu pandangan untuk membangun Kerinci. Siapapun yang menjadi Bupati yang akan datang tidak masalah yang penting bisa memberikan kemakmuran bagi masyarakat Kerinci secara utuh, iklim berusaha dapat berjalan dengan menjadi lebih bagus, dengan memberikan kemudahan dan suasana nyaman dalam berinvestasi, namun Balon/Calon Bupati harus memiliki dan mempunyai misi dan visi yang membumi untuk lebih memacu mengejar ketertinggalan Kerinci dari daerah-daerah lainnya, khususnya Propinsi Jambi. Dengan Banyaknya Balon/Calon Bupati yang akan datang menunjukkan bahwa Kerinci sudah bisa menerima alam demokrasi yang lebih maju, dan Balon/Calon harus berjiwa besar siap menang dan siap pula menerima kekalahan.

Salah satu balon yang dikenal adalah Dpt. Drs. Mairizal Meirad, (Mantan Ketua HKK se- Jakarta) lebih dekenal dengan “MM”, bukan karena beliau beristerikan Putri Minang Kerinci (Letnan Kolonel Udara Hj. Erniyati Muslim), tetapi secara objektif, kami dan “MM” bersama-sama di Jakarta dan “MM” diusung oleh sebuah perahu masyarakat untuk disampaikan ke Partai Penggusung, menjadi balon/calon pemimpin Kerinci tahun 2009, dan ini nilai yang sangat berarti, beliau datang dan menjadi balon, bukan kehendak dan ambisi pribadi, dan “MM” sangat dekat dengan masyarakat baik pengusaha, dan masyarakat lainnya di Jakarta. Beliau ini adalah seorang yang tumbuh dari profesional, dibesar dari Birokrat di Depdagri dan Bisnis, kalau secara umum “MM” diadakan Fit and proferty test, menurut saya beliau punya kriteria yang lebih, baik diukur dengan ketokohan, wawasan Nasional dan Internasional, hubungan dengan masyarakat bagus bahkan. Trade record beliau menurut kami sangat bagus, sebagai profesional yang di latar belakang pengethuan, ilmu perkawanan (markting) di BUMN sangat berhasil, secara umum kami secara pribadi beliau cukup punya capablitas untuk menjadi Bupati Kerinci tahun 2009, sekiranya beliau betul mau Pulang, Ibadah, Mengabdi dan Membangun dan akan masuk dalam PILKADA di Kerinci tentu sesuatu hal jadi pilihan yang terbaik,

Namun semua ini yang menentukan adalah masyarakat yang tinggal di Kerinci, siapapun Bupati Kerinci, namun harapan kami perantau di Jakarta, hendaknya Kerinci dipimpin oleh pemimpin Pilihan Rakyat, tidak pemimpin dengan membeli suara rakyat, tidak pemimpin ambisius, dan tidak pemimpin yang membeli jabatan dan menjual jabatan, hal ini mungkin terjadi di PILKADA Kerinci

Disamping itu, beliau menghimbau kepada Masyarakat minang yang ada di Kerinci, bahwa masyarakat Minang Kerinci tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat Kerinci, hal ini sesuai dengan nasihat orangtua “dimana bumi dipijak disanalah langit dijunjung” dan masyarakat Minang Kerinci duduk sama rendah berdiri sama tinggi, dengan azaz kebersamaan untuk membangun masyarakat Kerinci yang homogen, dan lakukanlah hak pilih kita selaku warga Kerinci dengan memilih Pemimpin Kerinci. tidak pemimpin dengan membeli suara rakyat, tidak pemimpin ambisius, dan tidak pemimpin yang membeli jabatan dan menjual jabatan, serta Pemimpin yang jauh dari Money Politik.

Dari uraian wawancara diatas, bahwa warga Minang Kerinci Jakarta, sangat peduli dengan Kabupaten Kerinci, bahkan mengharapkan warga Minang Kerinci di Kerinci melakukan hak Pilih yang benar dan baik untuk kepentingan Kerinci secara utuh, dan apa yang menjadi harapan warga Minang Kerinci Jakarta, mudah-mudahan dapat terlaksana dengan baik pada Pilkada Kerinci Tahun 2008

MAIRIZAL MEIRAD TEMU KANGEN DENGAN TOKOH DI JAMBI

Balon Bupati Kerinci pada Pilkada tahun 2008, salah satunya adalah Dpt Drs. H. Mairizal Meirad, MM sebagai salah satu balon yang diusung oleh Perahu masyarakat saat ini mengadakan safari temu kangen dengan tokoh-tokoh Kerinci di masing-masing Propinsi yang memiliki komunitas Kerinci/ Ikatan Keluarga Besar Pondok Tinggi.

Temu kangen dan silaturrahmi dengan tokoh komunitas Kerinci/ Ikatan Keluarga Besar Pondok Tinggi, dan simpatisan di Jambi dilaksanakan pada tanggal 29 Februari 2008, temu kangen dihadiri lebih kurang 20 orang tokoh senior dan yonior, baik tokoh politik maupun non politik.

Pada acara temu kangen dan silaturrahmi tersebut, dilakukan penyampaian refeleksi proses pencalonan beliau oleh masyarakat sebagai sebuah aspirasi yang sangat perlu disikapi, dan merupakan keinginan masyarakat untuk mencalonkan beliau sebagai Bupati Kerinci, keinginan masyarakat tersebut merupakan roh yang membuat beliau terpanggil dan ingin membaktikan pengelaman dan ilmu beliau untuk segumpal tanah surga yang terdampar ke dunia, agar tetap menjadi tanah surga, walaupun saat ini nilai tanah surga itu mulai sirna, baik bagi pengunjung sebagai wisatawan maupun bagi masyarakat Kerinci yang keluar masuk ke Kerinci.

Pada pertemuan tersebut, dijelaskan oleh beliau, bahwa keinginan dan aspirasi masyarakat yang mengehendaki beliau menderma baktikan pengalaman dan penbetahuan beliau untuk membangun Kerinci menjadi tanah surga yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kerinci dan masyarakat Internasional, sesuai dengan potensi dan nilai-nilai yang dimiliki oleh Kabupaten Kerinci, baik untuk kepentingan daerah, regional dan Internasional, karena beliau sangat menyadari bahwa Kerinci dengan potensinya memiliki kepentingan bagi pembangunan Kerinci maupun kepentingan Nasional dan Internasional.

Mengenai visi dan misi, di jelaskan oleh Dpt Drs. H. Mairizal Meirad, MM, bahwa telah menyusun dan saat ini, belum etis beliau menyampaikan Visi dan misi, namun yang jelas dengan melihat Kerinci masa lalu dan sekarang, dan pandangan masa depan, terfokus dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik dengan prinsip KISS (Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi dan Sinergi)) pemberdayaan sumber daya dari berbagai sektor.
Hal ini menurut beliau sejalan dengan PIMM (Pulang, Ibadah, Mengabdi dan Membangun) untuk mewujudkan pembangunan yang berfihak kepada masyarakat, karena seutuhnya pembangunan itu adalah bagaimana mensejahterakan rakyat banyak.

Sehingga pencalonan beliau terkesan bukan sebagai sebuah ambisius untuk membeli jabatan dan ambisius kekuasaan, melainkan merupakan sebuah pengabdian yang tulus untuk membangun Kerinci, sesuai dengan naluri enterperenuer yang dimiliki dan manajemen pertemanan untuk mengangkat harkat dan martabat Kerinci setara dengan Kabupaten lainnya, sebagai segumpal tanah surga yang memiliki keharuman baik ekonomi, wisata, pendidikan, lingkungan dan memberikan nilai peningkatan ekonomi masyarakat, karena pembangunan ekonomi berbasis masyarakat menjadi sebuah kata kunci, bukan pembangunan angka-angka yang lebih menonjolkan nalai statistik yang sangat sulit dibuktikan di akar rumput yang memiliki kesan, data diatas penderitaan rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, tokoh komunitas Kerinci/ Ikatan Keluarga Besar Pondok Tinggi antara lain Dr. Usman Karim, SKM dan Isteri, Abu Samah, Dr. Jamaluddin (Jujun) dan Isteri, Rustam, Spd, Mahyuddin Abas, Spd, Dpt Januar, Hamdani, Spd. Afrizal, Spd (DPRD Kota), Syamsul Bahri, SE (pengamat), Irfatman, Spd (beserta Ister) beseta simpatisan lainnya di Jambi menyatakan mendukung sepenuhnya putra terbaik Kerinci Dpt Drs. H. Mairizal Meirad, MM sebagai salah satu balon Bupati dan siap mensosialasikan kepada Keluarga di Kerinci baik yang berada di Wilayah Adat Depati Payung Pondok Tinggi dan seluruh masyarakat Kerinci.

Untuk proses pembelajaran politik bagi masyarakat, melalui pendekatan intelektual kepada tokoh-tokoh yang memiliki keinginan untuk membangun Kerinci sebagai mediator untuk menyampaikan kepada keluarga terdekat dan kolega merupakan proses pembelajaran politik, agar masyarakat Kerinci bisa memilih pemimpin yang memiliki keinginan untuk membangun, tidak pemimpin yang ambisius dan terkesan membeli jabatan untuk kekuasaan, proses pembelajaran politik melalui tokoh merupakan salah satu untuk mewjudkan pemimpin yang menjadi pilihan masyarakat.

Menurut beliau, temu kangen ini akan dilanjutkan ke beberapa Propinsi, terutama Sumatera Barat dan Jakarta.